23 Fakta Unik dan Misteri Alkitab – PESONA ALKITAB cetakan ke-5 tahun 2011

Buku Pesona Alkitab karya Dede Wijaya ini terpilih dan direkomendasikan sebagai buku referensi pelajaran Agama Kristen pada pendidikan tingkat SD, SMP dan SMU/SMK, sesuai dengan Surat No SET.III/HM.02.2/1593/2010 dari Kementrian Agama RI (DEPAG RI) tanggal 8 November 2010, saat ini telah memasuki cetakan ke-5 sejak diterbitkan Oktober 2006. Dalam waktu 2 bulan telah dicetak ulang dari cetakan ke-4 menjadi cetakan ke-5  (24 Mei 2011). Dapatkan Buku ini dengan membelinya di Toko-toko buku Gramedia, Toko Buku Kristen terdekat dan secara Online di SINI dan di SINI

[Kategori buku: Teologi]

ISBN: 979-763-445-0

Penulis: Dede Wijaya

Penerbit: Andi Offset, Yogyakarta

Format⁄Jml. Hlm: 14×21⁄xiv+146

Edisi⁄Cetakan: V⁄5th Published, Tahun Terbit: 2011

Berat Buku: 176 gram

Harga Rp. 32500,- , Disc 20 % -> Rp. 26.000,- (beli ONLINE) Continue reading

Posted in BERITA | Tagged , , , , , | Leave a comment

Seminar Akhir Zaman by Suhento Liauw, Th.D 1 Juni 2012 di The SQUARE Surabaya

Seminar AKHIR ZAMAN di Surabaya, Pembicara: Dr. Suhento Liauw, Th.D (Rektor GITS)

Jumat, 1 Juni 2012, Pkl 14.00-20.00 WIB, (Tempat di The SQUARE APARTMENT & ARCADE – Jl. SIWALANKERTO 146-148)

GRATIS, Daftarkan nama anda segera ke: 0818.46.1116 (Estefan Junaydi) dan 0821.241.987.97 (Dance S Suat), Tempat Terbatas!!! Kapasitas hanya buat 100 orang.

Hadiri dan Ikutilah…….. Free (disediakan Snack dan Makan Malam, Sertifikat/Piagam bagi yang butuh, Doorprize)

Posted in SEMINAR-ACARA | Tagged , , , , | Leave a comment

Seminar Akhir Zaman 1 Juni 2012 di PETRA SQUARE Surabaya

Seminar AKHIR ZAMAN di Surabaya, Pembicara: Dr. Suhento Liauw, Th.D (Rektor GITS)

Jumat, 1 Juni 2012, Pkl 14.00-20.00 WIB, (Tempat di PETRA SQUARE APARTMENT & ARCADE – Jl. SIWALANKERTO 146-148)

GRATIS, Daftarkan nama anda segera ke: 0818.46.1116 (Estefan Junaydi) dan 0821.241.987.97 (Dance S Suat), Tempat Terbatas!!! Kapasitas hanya buat 100 orang.

Hadiri dan Ikutilah…….. Free (disediakan Snack dan Makan Malam, Sertifikat/Piagam bagi yang butuh, Doorprize)

Posted in SEMINAR-ACARA | Tagged , , , | Leave a comment

JANGANLAH KAMU MENJADI SERUPA DENGAN DUNIA INI

“Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati. Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna” (Roma 12:1-2). Ini adalah salah satu bagian Kitab Suci yang paling praktis berkaitan dengan separasi dari dunia. Menjadi serupa berarti dipadatkan ke dalam suatu cetakan, dibentuk sesuai dengan suatu gambar. Bahasa Yunaninya adalah suschematizo, yang adalah akar kata dari kata “skematik,” yaitu suatu denah atau gambaran atau perwakilan dari suatu objek. Ilah dunia ini mendesain skematik bagi sistem dunia yang jahat ini (Ef. 2:1-3). Dunia sangatlah agresif dan menarik. Ia mau membentuk hidup kita sesuai dengan standarnya, fashion-nya, entertainment-nya, prinsip-prinsipnya, filosofi-filosofinya, dan musiknya. Anak-anak Allah perlu berdiri teguh melawan tekanan kompromi dunia dalam setiap area hidupnya. Kita harus ingat bahwa dunia tidak mengasihi kita dan dunia tidak memiliki hikmat. Mengikuti jalan dunia adalah bodoh dan berpikiran pendek. Allah mengasihi kita dan Allah adalah hikmat, dan jalan-jalanNya adalah benar dan baik dan kekal. Roma 12:1-2 tidak hanya menasihatkan kita untuk tidak menjadi serupa dengan dunia, tetapi juga menjelaskan bagaimana kita bisa menang atas dunia. Pertama, jalan kepada kemenangan atas dunia adalah memiliki hubungan pribadi yang rela berkorban, total, dan berapi-api dengan Yesus Kristus, sebagaimana kita lihat di ayat 1. Alasan mengapa begitu banyak orang Kristen muda tertangkap oleh dunia adalah karena mereka tidak pernah dilahirbarukan atau mereka belum pernah secara penuh berserah kepada Kristus dan mereka tidak menjalani hidup bersamaNya dalam persekutuan intim setiap hari. Kedua, jalan kemenangan atas dunia adalah mengubah hidup seseorang melalui pembaharuan pikirannya. Tekanan di dalam diri seseorang untuk menolak dunia haruslah lebih besar daripada tekanan dari luar untuk menjadi serupa, dan tekanan internal ini berasal dari Firman Allah dan Roh Allah. Orang percaya yang memenuhi hati dan pikirannya dengan Kitab Suci, bukan hanya sebagai suatu kebiasaan yang sia-sia, tetapi sebagai suatu jalan hidup yang berarti, akan memiliki hikmat dan kuasa untuk menolak dunia. Ketiga, jalan kemenangan atas dunia adalah melalui mengejar kehendak Allah yang sempurna. Objek yang sedang bergerak tidak mudah dihentikan. Jika orang percaya mengejar kehendak Allah dengan bersemangat dalam hidupnya, dan sibuk melayani Allah yang antusias, dia tidak akan mudah dikesampingkan oleh kesia-siaan dunia ini. (Berita Mingguan GITS 12 Mei 2012, sumber: www.wayoflife.org, diterjemahkan oleh Dr. Steven E. Liauw, Th.D)

Posted in Uncategorized | Tagged , , | Leave a comment

Seminar JOGJA: Ramalan 2012, Armageddon, PD III, Kerajaan Milenium by Steven E. Liauw, D.R.E., Th.D

Posted in SEMINAR-ACARA | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Seminar JOGJA: Pemulihan MUSIK di Akhir Zaman 20 April by Steven E. Liauw, D.R.E., Th.D

Posted in MUSIK, SEMINAR-ACARA | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Seminar JAKARTA: 2012 AKHIR ZAMAN by dr. Steven Einstain Liauw, D.R.E, Th.D

Posted in SEMINAR-ACARA | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

BETH MOORE SEDANG MEMBANGUN GEREJA ESA DUNIA

Beth Moore adalah salah satu wanita pembicara dan penulis Kristen yang paling populer. Buku-bukunya untuk mempelajari Alkitab telah terjual jutaan eksemplar. Konferensi-konferensinya (dengan nama Living Proof Live), yang diadakan oleh LifeWay (Southern Baptist), telah menarik ribuan pengunjung. Pertemuan-pertemuan Moore diikuti oleh orang dari “semua denominasi,” karena dia “tidak terperangkap dalam isu-isu doktrinal yang divisif” dan “menjauh dari topik-topik yang dapat memperlebar retak-retak yang sudah ada di antara berbagai aliran dalam tubuh Kristus” (Charisma, Juni 2003). Ini adalah filosofi ekumenis “hanya-bicara-yang-positif” yang sangat tidak Alkitabiah, yang sangat berperan dalam peningkatan kesesatan akhir zaman dan pembangunan gereja esa dunia. Paulus menguatkan Timotius untuk tidak membiarkan adanya doktrin lain (1 Tim. 1:3) dan memperingatkan saudara-saudara untuk menjauhi mereka yang mengajarkan kesalahan, tetapi Mrs. Moore tentunya lebih bijaksana daripada menjadi seorang yang intoleran dan berpikiran sempit. Pemimpin “worship” Moore, Travis Cottrell, “memiliki pendekatan yang unik dan segar terhadap penyembahan sehingga dapat menyatukan gereja-gereja bersama,” suatu pendekatan “yang melingkupi semua tembok denominasi” (website LifeWay Christian Resources). Dalam sebuah konferensi di Houston, Texas, Moore menyuruh para wanita untuk duduk di panggung untuk mewakili suatu grup yang gado-gado secara doktrinal. Dia berkata, “kami adalah grup yang sangat interdenominasi; saya tidak dapat menyatakan betapa saya mencintai keragaman tersebut.” Kelompok-kelompok yang dia garisbawahi secara spesial adalah United Methodist, Lutheran, Presbyterian, Baptis, Kharismatik, dan Roma Katolik. Moore adalah contoh orang buta menuntun orang buta. Dia mengabaikan peringatan Alkitab yang serius tentang bertambah banyaknya pengajar-pengajaran sesat dan ledakan kesesatan akhir zaman. Dia mengabaikan fakta bahwa di dalam “keragaman denominasi” yang dia “cintai” terdapat banyak sekali kesesatan, seperti baptismal regeneration (keselamatan memerlukan baptisan), infant baptism (baptis bayi), sakramentalisme, Mariolatry (penyembahan Maria), penyembahan relik-relik kuno, kepausan, antinomianisme (menolak aturan/hukum), universalisme (semua orang selamat), mistikisme kontemplatif, modernisme theologi, dan konsep allah wanita versi The Shack, dan itu baru secuil contoh. Kita sedang hidup di tengah-tengah kesesatan akhir zaman yang merajalela sebagaimana dinubuatkan dalam Kitab Suci (2 Tim. 3-4). Ini bukanlah waktunya untuk “melingkupi” tembok-tembok denominasi; ini adalah waktunya berjuang untuk mempertahankan iman yang telah disampaikan kepada orang-orang kudus dan membangun tembok separasi sebagai suatu perlindungan saleh terhadap kesalahan dan keduniawian. Roma 16:17 dan Yudas 3 dan perintah-perintah serupa seringkali diabaikan oleh pembicara-pembicara injili yang populer, tetapi perintah-perintah ini tidak akan diabaikan pada hari pengadilan Kristus (dengan asumsi orang-orang ini sudah lahir baru). Klip video tentang Moore sedang memuji denominasi-denominasi yang berbeda-beda, lihat http://apprising.org/2011/12/22/beth-moore-gods-vision-for-the-church-includes-the-roman-catholic-church-denomination/

Posted in EKUMENE, TOKOH | Tagged , | Leave a comment