Seminar Doktrin Gereja Alkitabiah 26 November 2011 Jakarta

Tahukah anda, bahwa “Gereja yang Salah Membawa Jiwa ke Neraka?” Sudahkah anda menghadiri gereja yang benar? Bagaimanakah mendeteksi gereja yang benar atau yang salah? Temukan kepastiannya dalam Seminar Ecclesiology (Gereja) yang akan dibawakan oleh Dr. Suhento Liauw (pakar seminar doktrin) di Gedung Graphe, tanggal 26 November 2011, mulai pukul 09:00. Daftarkan diri anda segera dan lihat informasi lebih lanjut di sini.

GITS (Graphe International Theological Seminary) telah berulang kali melakukan seminar tentang berbagai topik theologis dan praktis. Seminar-seminar ini ditujukan kepada orang Kristen awam maupun hamba-hamba Tuhan yang ingin mendapatkan kebenaran Alkitab yang lebih dalam lagi. Banyak sekali jiwa-jiwa yang telah mendapatkan Injil yang benar maupun mutiara-mutiara kebenaran lainnya. Seminar GITS secara rutin dilakukan di kampus GITS (GBIA Graphe) di Sunter. Seminar-seminar ini tidak memungut biaya peserta, karena GITS tidak bertujuan untuk mencari uang dari seminar-seminar ini, melainkan untuk membagikan kebenaran Alkitab yang murni.Seminar-seminar GITS biasanya dimulai pagi hari (jam 8 atau jam 9 pagi) dan selesai sore hari (jam 3 atau 4 sore), dan selalu menyertakan sesi tanya jawab. Peserta selalu dibebaskan untuk bertanya.

Selain di Sunter, GITS juga telah menyelenggarakan seminar di berbagai pelosok nusantara. Dari Medan hingga Abepura, Balikpapan hingga Yogyakarta, Dr. Suhento Liauw, selaku rektor GITS dan gembala sidang GBIA Graphe, telah mengadakan seminar-seminar theologis lebih 75 kali. Seminar-seminar ini selain memberitakan Injil keselamatan yang benar, juga membahas topik-topik theologis seperti Doktrin Alkitab, Gereja, Akhir Zaman, dan banyak lagi. Kalau anda tertarik untuk mengundang Dr. Suhento Liauw atau perwakilan GITS lainnya untuk mengadakan seminar di daerah ini, silakan hubungi GITS, di: gits@graphe-ministry.org

Tahun ini, GITS tetap melakukan berbagai seminar untuk mendidik orang-orang Kristen yang haus kebenaran. Ada beberapa seminar baru yang tidak boleh dilewatkan, antara lain adalah Seminar tentang Nama “Allah,” dan juga Seminar Musik. Benarkah orang Kristen tidak boleh memakai kata “Allah”? Bagaimana dengan musik di gereja? Apakah boleh memakai musik-musik kontemporer Kristen? Dapatkan jawaban yang akademis, theologis, dan Alkitabiah di seminar-seminar Graphe. Berikut adalah jadwal seminar-seminar yang paling dekat:

Seminar Doktrin Gereja Alkitabiah

Sabtu, 26 November 2011  di Jakarta

Pkl. 09.00-15.00 WIB, di Graphe, Jl. Danau Agung 2, No. 5-7,

Sunter, Jakarta Utara 14350, INDONESIA

Contact person: Yuliana, GITS (021 6471-4156)

Seminar-seminar in GRATIS, tetapi kami meminta anda untuk registrasi sebelumnya!

Advertisements
This entry was posted in SEMINAR-ACARA and tagged , , . Bookmark the permalink.

One Response to Seminar Doktrin Gereja Alkitabiah 26 November 2011 Jakarta

  1. Ahazia Netanya says:

    Mateus 5 : 17 dan 18, Lukas 16 : 17
    Mateus 5 : 17 & 18
    17 Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.
    18 Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.
    Lukas 16 : 17 Lebih mudah langit dan bumi lenyap dari pada satu titik dari hukum Taurat batal.
    Kristus datang ke dunia ini menderita dan mati bukan semata-mata untuk melaksanakan penyelamatan manusia. Ia datang untuk membesarkan hukum itu dan memuliakannya. Bukan cuma agar dunia ini boleh menghargai hukum itu sebagaimana mestinya, tetapi menunjukkan kepada seluruh alam semesta ini bahwa hukum Allah tidak bisa diubah. Seandainya tuntutannya itu dikesampingkan, maka Anak Allah tidak perlu menyerahkan hidup-Nya untuk menebus pelanggar-pelanggar hukum itu. Kematian Kristus membuktikan bahwa hukum itu tidak bisa diubah. Dan pengorbanan sebagai pernyataan kasih Bapa dan Anak, agar orang-orang berdosa dapat ditebus, menunjukkan kepada segenap alam semesta-apa yang tidak kurang dari rencana pendamaian ini sanggup lakukan-bahwa keadilan dan kemurahan adalah azas hukum dan pemerintahan Allah.
    KEBENARAN TENTANG HARI SABAT ( HARI KETUJUH )
    Daniel 7 : 25
    Ia akan mengucapkan perkataan yang menentang yang Mahatinggi, dan akan menganiaya orang-orang kudus milik yang Mahatinggi, ia berusaha untuk mengubah Waktu dan Hukum, dan mereka akan diserahkan kedalam tangannya selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.
    ANTIKRISTUS 1Yohanes 2 : 18.
    Anak-anakku, waktu ini adalah waktu yang terakhir, dan seperti yang telah kamu dengar, seorang antikristus akan datang , sekarang telah bangkit banyak anti kristus. Itulah tandanya, bahwa waktu ini benar-benar adalah waktu yang terakhir.
    Imamat 23 : 32 [ Bukti waktu dirobah oleh AntiKristus ]

    Itu harus menjadi suatu sabat, hari perhentian penuh bagimu, dan kamu harus merendahkan diri dengan berpuasa. Mulai pada malam tanggal sembilan bulan itu, dari matahari terbenam sampai matahari terbenam, kamu harus merayakan Sabatmu.

    Keluaran 20 : 8 – 11 [ Bukti Hukum Ke IV dari Hukum Taurat dirobah AntiKristus]
    Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat. Enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu, tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat Tuhan, Allahmu; maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan, engkau atau anakmu laki-laki, atau anakmu perempuan, atau hambamu laki-laki, atau hambamu perempuan, atau hewanmu atau orang asing ditempat kediamanmu. Sebab enam hari lamanya Tuhan menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya Tuhan memberkati hari Sabat dan menguduskannya.
    Jadi hukum Taurat yg ke IV telah dirobah dan pergantian waktu dari matahari terbenam hingga matahari terbenam. Sesuai Alkitab Firman Tuhan / Bukan tengah malam.

    Lukas 4 : 16 Ia datang ke Nazaret tempat Ia dibesarkan, dan menurut kebiasaanNya pada hari Sabat Ia masuk kerumah ibadat, lalu berdiri hendak membaca dari Alkitab.
    Markus 2 : 27
    Lalu kata Yesus kepada mereka: “ Hari Sabat diadakan untuk manusia dan bukan manusia untuk hari Sabat”.
    MENGHORMATI HARI SABAT
    Yesaya 58 : 13 – 14
    Apabila engkau tidak menginjak-injak hukum Sabat dan tidak melakukan urusanmu pada hari Kudus-Ku; apabila engkau menyebutkan hari Sabat “ hari kenikmatan”, dan hari Kudus Tuhan “ hari yang mulia”; apabila engkau menghormatinya dengan tidak menjalankan segala acaramu dan dengan tidak mengurus urusanmu atau berkata omong kosong, maka engkau akan bersenang-senang karena Tuhan, dan Aku akan membuat engkau melintasi puncak bukit-bukit di bumi dengan kendaraan kemenangan; Aku akan memberi makan engkau dari milik pusaka Yakub, bapa leluhurmu, sebab mulut Tuhanlah yang mengatakannya.
    PERJANJIAN ABADI / KEKAL TURUN TEMURUN
    Yesaya 66 : 22 – 23
    Sebab sama seperti langit yang baru dan bumi yang baru yang akan Kujadikan itu, tinggal tetap dihadapan-Ku, demikianlah firman Tuhan, demikianlah keturunanmu dan namamu akan tinggal tetap. Bulan berganti bulan, dan Sabat berganti Sabat, maka seluruh umat manusia akan datang untuk sujud menyembah dihadapan-Ku firman Tuhan.
    Yehezkiel 22 : 26
    Imam-imamnya memperkosa hukum Taurat-Ku dan menajiskan hal-hal yang kudus bagi-Ku, mereka tidak membedakan antara yang kudus dengan yang tidak kudus, tidak mengajarkan perbedaan yang najis dengan yang tahir, mereka menutup mata terhadap hari-hari Sabat-Ku. Demikianlah Aku dinajiskan ditengah-tengah mereka.

    Yehezkiel 23 : 38
    Selain itu hal ini juga mereka lakukan terhadap Aku, mereka menajiskan tempat kudus-Ku pada hari itu dan melanggar kekudusan hari-hari Sabat-Ku.
    Matius 5 : 18 – Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.
    SABAT : RUMAH ROHANI
    Ibrani 4 : 9,10 “ Jadi masih tersedia suatu hari perhentian, hari ketujuh, bagi umat Allah. Sebab barangsiapa telah masuk ke tempat perhentian-Nya, ia sendiri telah berhenti dari segala pekerjaannya, sama seperti Allah berhenti dari pekerjaan-Nya”.
    1 Timotius 6 : 14
    Turutilah perintah Tuhan agar tidak bercacat cela hingga kedatangan-Nya.
    Kain dan Habel
    Kedua bersaudara ini mendirikan mezbah mereka dan masing-masing membawa persembahan. Habel membawa satu korban dari antara kawanan dombanya sesuai dengan petunjuk Tuhan. Maka Tuhan mengindahkan Habel dan korban persembahannya. Api memancar dari surga dan membakar korban itu. Tetapi Kain, telah melanggar petunjuk dan perintah Tuhan yang jelas itu dengan hanya membawa persembahan buah-buahan. Sehingga tidak ada tanda-tanda dari surga bahwa persembahannya diterima.
    Hari Sabat yang diperintahkan Tuhan untuk dituruti, menjadi hari perbaktian yang kudus, suci dan diberkati ditinggalkan, sementara tidak diperintahkan dilakukan atau dikuduskan. Kesalahan Kain jangan terulang kembali di dalam perbaktian kita kepadaTuhan, agar jangan sia-sia penurutan kita kepadaNya.

    TUHAN TIDAK PERNAH MENYURUH SIAPAPUN UNTUK “MEMILIH” HARI MANA YANG MEREKA INGIN KUDUSKAN !
    Baca Keluaran 16:4! Tuhan menguji manusia untuk mengetahui apakah mereka menurut hukumku atau tidak. Ketika Tuhan Menyediakan Manna di padang gurun selama 40 Tahun. Dan Tuhan mengadakan 3 mujijat yang berkesinambungan untuk menunjukkan dan membuktikan bahwa bukan hari ke-7 mana saja yang kudus.
    Tiga mujijat tersebut :
    1. Tidak ada manna yang turun pada hari Sabat / hari ketujuh ( Ke-7 ) dalam minggu tersebut.
    2. Jika manna “Tambahan” dikumpulkan, manna tersebut busuk pada hari berikutnya.
    3. Dua bagian yang dikumpulkan pada hari ke-6 (hari Jumat) tidak busuk jika disimpan. Untuk dimakan pada hari Sabat Hari ke-7. Jadi hari kudus yang ditetapkan Tuhan harus
    Dituruti oleh manusia ciptaanNya.

    Yehezkiel 20 : 12
    Hari-hari SabatKu juga kuberikan kepada mereka menjadi peringatan di antara Aku dan mereka, Supaya mereka mengetahui bahwa Akulah Tuhan yang menguduskan.
    1. HARI JUMAT HARI KEMATIAN ( JUMAT AGUNG ) Lukas 23 : 52 – 54
    2. HARI SABTU ( HARI SABAT ) LUKAS 23 : 55 – 56
    3. HARI MINGGU/ HARI PASKAH ( HARI PERTAMA ) Matius 28 : 1
    4. Kain dan Habel
    5. Kedua bersaudara ini mendirikan mezbah mereka dan masing-masing membawa persembahan. Habel membawa satu korban dari antara kawanan dombanya sesuai dengan petunjuk Tuhan. Maka Tuhan mengindahkan Habel dan korban persembahannya. Api memancar dari surga dan membakar korban itu. Tetapi Kain, telah melanggar petunjuk dan perintah Tuhan yang jelas itu dengan hanya membawa persembahan buah-buahan. Sehingga tidak ada tanda-tanda dari surga bahwa persembahannya diterima.
    6. Hari Sabat yang diperintahkan Tuhan untuk dituruti, menjadi hari perbaktian yang kudus, suci dan diberkati ditinggalkan, sementara tidak diperintahkan dilakukan atau dikuduskan. Kesalahan Kain jangan terulang kembali di dalam perbaktian kita kepadaTuhan, agar jangan sia-sia penurutan kita kepadaNya.

    1 Yohanes 4:3

    Dan setiap roh, yang tidak mengakui Yesus, tidak berasal dari Allah. Roh itu adalah roh antikristus dan tentang dia telah kamu dengar, bahwa ia akan datang dan sekarang ini ia sudah ada di dalam dunia.

    ANTIKRISTUS 1Yohanes 2 : 18.
    Anak-anakku, waktu ini adalah waktu yang terakhir, dan seperti yang telah kamu dengar, seorang antikristus akan datang , sekarang telah bangkit banyak anti kristus. Itulah tandanya, bahwa waktu ini benar-benar adalah waktu yang terakhir.
    ANTI KRISTUS MENGGUNAKAN TECHNOLOGY BIOCHIP UNTUK MENJALANKAN SYSTEM PERDAGANGANNYA /memboikot ekonomi UNTUK PERTARUNGAN TERAKHIR SEBELUM SEJARAH DUNIA DITUTUP.

    WAHYU TELAH MENGUNGKAPKANNYA

    Wahyu 13:16 Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya,

    Wahyu 13:17 Dan tidak seorang pun yang dapat membeli atau menjual selain dari pada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya.

    Wahyu 13:18 Yang penting di sini ialah hikmat: barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya ialah enam ratus enam puluh enam. ( 666 ).

    Wahyu 14:9 Dan seorang malaikat lain, malaikat ketiga, menyusul mereka, dan berkata dengan suara nyaring: “Jikalau seorang menyembah binatang dan patungnya itu, dan menerima tanda pada dahinya atau pada tangannya,

    Wahyu 14:10 Maka ia akan minum dari anggur murka Allah, yang disediakan tanpa campuran dalam cawan murka-Nya; dan ia akan disiksa dengan api dan belerang di depan mata malaikat-malaikat kudus dan di depan mata Anak Domba.
    Mazmur 119 : 126
    Waktu untuk bertindak telah tiba bagi Tuhan, mereka telah merombak TauratMu.
    Keluaran 20: 3 – 17 [ Isi Hukum Taurat Yang Asli ]

    20:3 Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku.

    20:4 Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apa pun yang ada di langit di atas, atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi.

    20:5 Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku,

    20:6 tetapi Aku menunjukkan kasih setia kepada beribu-ribu orang, yaitu mereka yang mengasihi Aku dan yang berpegang pada perintah-perintah-Ku.

    20:7 Jangan menyebut nama TUHAN, Allahmu, dengan sembarangan, sebab TUHAN akan memandang bersalah orang yang menyebut nama-Nya dengan sembarangan.

    INILAH HUKUM KE IV DARI HUKUM TAURAT YANG TELAH DIRUBAH OLEH MANUSIA DARI HARI SABAT/SABTU JADI HARI MINGGU.

    20:8 Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat:

    20:9 enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu,

    20:10 tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat TUHAN, Allahmu; maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan, engkau atau anakmu laki-laki, atau anakmu perempuan, atau hambamu laki-laki, atau hambamu perempuan, atau hewanmu atau orang asing yang di tempat kediamanmu.

    20:11 Sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya TUHAN memberkati hari Sabat dan menguduskannya.

    20:12 Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu.

    20:13 Jangan membunuh.
    20:14 Jangan berzinah.
    20:15 Jangan mencuri.
    20:16 Jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu.
    20:17 Jangan mengingini rumah sesamamu; jangan mengingini isterinya, atau hambanya laki-laki, atau hambanya perempuan, atau lembunya atau keledainya, atau apa pun yang dipunyai sesamamu.”

    SEPULUH HUKUM BERDASARKAN PERUBAHAN OLEH KEPAUSAN
    1. AKULAH Tuhan Allahmu. Janganlah ada padamu Allah yang asing di hadapan-Ku.
    2. Janganlah menyebut Tuhanmu dangan sia-sia.
    3. Ingatlah supaya kamu memelihara hari sabat yang suci.
    4. Hormatilah Ayahmu dan Ibumu.
    5. Jangan membunuh.
    6. Jangan berjinah.
    7. Jangan mencuri.
    8. Jangan mengucapkan kesaksian dusta tentang sesamamu.
    9. Janganlah mengingini istri sesamamu.
    10. Janganlah mengingini harta sesamamu.
    Hukum Tentang Patung dihilangkan, Sabat hari Sabtu digantikan degan Hari Minggu, hukum yang ke 10 dibagi 2.
    Lihat dan Baca Daniel 7:25 Mereka mengira sudah berhasil mengubah Hukum Allah, tetapi sebenarnya tidak ! Baca Matius 5:18 !

    “Tradisi” Yesus berkata : Mateus 15:3 “Mengapa kamupun melanggar perintah Allah demi adat istiadat nenek moyangmu?”

    Mateus 15:6 “… Dengan demikian Firman Allah kamu nyatakan tidak berlaku demi adat istiadatmu sendiri,”

    Mateus 15:9 “Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia .

    Jelaslah Tuhan tidak pernah mengijinkan tradisi-tradisi manusia menggantikan hukum-hukum-Nya.

    10 Hukum Taurat/ Hukum Tuhan berlaku hingga saat ini. Ada 4 ayat Bukti yang menjamin untuk menghilangkan keragu-raguan itu :
    1. 1 Yohanes 3:4 Setiap orang yang berbuat dosa, melanggar juga hukum Allah, sebab dosa ialah pelanggaran hukum Allah.
    2. Roma 4:15 Dimana tidak ada hukum Taurat, di situ tidak ada pelanggaran.
    3. Roma 6:23 Sebab upah dosa ialah maut/kematian.
    4. Roma 5:14 Maut telah berkuasa dari zaman Adam sampai kepada zaman Musa.
    Jadi kesimpulannya: Tidak akan ada maut tanpa dosa dan tidak akan ada dosa tanpa hukum. Itu sebabnya, jelas sekali bahwa 10 Hukum Tuhan itu ada sejak jaman Adam sampai Musa.

    Kisah Para Rasul 13:42-44
    13:42 Ketika Paulus dan Barnabas keluar, mereka diminta untuk berbicara tentang pokok itu pula pada hari Sabat berikutnya.

    13:43 Setelah selesai ibadah, banyak orang Yahudi dan penganut-penganut agama Yahudi yang takut akan Allah, mengikuti Paulus dan Barnabas; kedua rasul itu mengajar mereka dan menasihati supaya mereka tetap hidup di dalam kasih karunia Allah.

    13:44 Pada hari Sabat berikutnya datanglah hampir seluruh kota itu berkumpul untuk mendengar firman Allah.

    Buku Krisis Akhir Zaman hal. 234 :
    Kesukaran didepan kita adalah untuk satu tujuan :
    Membangunkan dan menyadarkan orang terhadap kenyataan bahwa sejarah manusia sudah mendekati akhir.
    Dan bahwa siapa saja yang menginginkan kehidupan kekal hanya punya sedikit waktu saja untuk mendapatkannnya.

    Ellen White menyebut ini :
    “ Amaran belas kasihan terakhir kepada sebuah dunia yang akan binasa “
    ( Testimonies to Ministers, hal. 313 ).

    Yehezkiel 20 : 12 – 13

    20:12 Hari-hari Sabat-Ku juga Kuberikan kepada mereka menjadi peringatan di antara Aku dan mereka, supaya mereka mengetahui bahwa Akulah TUHAN, yang menguduskan mereka.

    20:13 Tetapi kaum Israel memberontak terhadap Aku di padang gurun; mereka tidak hidup menurut ketetapan-ketetapan-Ku dan mereka menolak peraturan-peraturan-Ku, yang, kalau manusia melakukannya, ia akan hidup. Mereka juga melanggar kekudusan hari-hari Sabat-Ku dengan sangat. Maka Aku bermaksud hendak mencurahkan amarah-Ku ke atas mereka di padang gurun hendak membinasakan mereka.

    Dikutip dari Buku Kontroversi Hari Sabat Oleh : Haji. Insan Mokoginta hal. 51
    Perlu anda renungkan cukup sekitar 20 masalah “Hari Minggu” sbb :

    1. Allah tidak berhenti bekerja pada hari Minggu.
    2. Allah dan Yesus tidak pernah memberkati hari Minggu.
    3. Tidak ada hukum yang menyuruh memelihara hari Minggu.
    4. Yesus tidak pernah memberkati hari Minggu.
    5. Hari Minggu tidak pernah dikuduskan oleh Allah maupun Yesus.
    6. Tidak ada pelanggaran hukum jika bekerja pada hari Minggu.
    7. Tidak ada satu ayatpun dalam Alkitab yang melarang bekerja pada hari Minggu.
    8. Tidak ada berkat yang dijanjikan bagi mereka yang memelihara hari Minggu.
    9. Hari Minggu tidak pernah disebutkan dalam Alkitab sebagai hari ibadah bagi umat Kristiani.
    10. Tidak pernah hari Minggu disebut sebagai hari perhentian.
    11. Yesus tidak pernah menyinggung tentang hari Minggu.
    12. Kata “hari minggu” bahkan tidak pernah muncul dalam Alkitab, kecuali disebut “pekan pertama minggu itu”, tetapi bukan “hari minggu”, dan hanya sekali disebutkan yaitu pada Kis 20:7, itupun hanya pertemuan dimalam hari, yaitu Sabtu malam.
    13. Para nabi dan orang terdahulu tidak pernah memelihara hari Minggu.
    14. Tidak ada ayat dalam Alkitab tentang perobahan Sabat jadi hari Minggu.
    15. Tidak pernah Tuhan maupun Yesus berfirman bahwa ada dua hari Sabat yang dikuduskan dalam seminggu, yaitu hari Sabtu dan Minggu.
    16. Tidak ada satu perintahpun dalam Alkitab yang menyuruh merayakan “hari kebangkitan” Yesus sebagai pengganti hari Sabat.
    17. Tidak pernah Tuhan berfirman bahwa “hari kebangkitan” Yesus harus dikuduskan seperti hari Sabat.
    18. Seumur hidupnya, Yesus hanya beribadah pada hari Sabat.
    19. Tidak ada seorang nabi pun dalam Alkitab yang pernah menyuruh mengkuduskan hari Minggu.
    20. Seumur hidupnya, tidak sekalipun keluar dari mulut atau bibir Yesus sendiri, bahwa Dia mengkuduskan hari Minggu dll.

    Ibrani 10 : 28 “Jika ada orang yang menolak hukum Musa, ia dihukum mati tanpa belas kasihan atas keterangan dua atau tiga orang saksi.

    Perhatikan bagaimana Tuhan memilih perintah Sabat sebagai Ujian Kesetiaan Terbesar dari Hukum-Hukumnya. Sebab Hari Sabat Hari yang dikuduskan Tuhan adalah Kebenaran yang terakhir dari “ Kebenaran Alkitab yang diabaikan Dunia Orang Kristen, ditetapkan kembali Sebelum Kedatangannya yang keduakali yang sangat dekat itu, agar barang siapa orang yang rindu bertemu dengan Tuhan di Surga Harus menyucikan Sabat hari Ketujuh.

    Kebanyakan para pemimpin gereja kristen adalah orang-orang baik dan saleh. Namun kita bertanggung jawab untuk mempelajari Alkitab kita. Kita semua perlu memastikan bahwa apa yang kita percayai adalah yang dikatakan Tuhan. Banyak orang hari ini berkata tidak masalah apa yang kita percayai sepanjang apa yang kita pikirkan benar. Tetapi itu tidak benar. Contohnya , sekiranya kamu mengadakan perjalanan dan kamu tdk disuatu persimpangan dimana ada dua jalan menuju arah yang berbeda. Suatu tanda menunjuk satu jalan ke tempat yang kamu tuju, tetapi kamu mengabaikan tanda itu dan mengambil jalan yang sepertinya benar bagimu. Mungkin kamu bermaksud baik, tetapi kamu tetap ada di jalan yang salah dan tiba di tempat yang salah.

    Baca Yohanes 7:17 “Barang siapa melakukan kehendak-Nya, ia akan tahu entah ajaran-Ku ini berasal dari Allah, entah Aku berkata-kata dari diri-Ku sendiri”.
    Apakah ini berarti bahwa Tuhan akan menolong kita untuk mengetahui apa yang benar jika kita memilih untuk mengikut Dia?

    Yesuslah yang terpenting dalam hidup Saya, dan saya harus mengikutiNya – dengan persyaratanNya, bukan persyaratan Saya

    KELUARAN 31: 12-18
    31:12 Berfirmanlah TUHAN kepada Musa:

    31:13 “Katakanlah kepada orang Israel, demikian: Akan tetapi hari-hari Sabat-Ku harus kamu pelihara, sebab itulah peringatan antara Aku dan kamu, turun-temurun, sehingga kamu mengetahui, bahwa Akulah TUHAN, yang menguduskan kamu.

    31:14 Haruslah kamu pelihara hari Sabat, sebab itulah hari kudus bagimu; siapa yang melanggar kekudusan hari Sabat itu, pastilah ia dihukum mati, sebab setiap orang yang melakukan pekerjaan pada hari itu, orang itu harus dilenyapkan dari antara bangsanya.
    31:15 Enam hari lamanya boleh dilakukan pekerjaan, tetapi pada hari yang ketujuh haruslah ada sabat, hari perhentian penuh, hari kudus bagi TUHAN: setiap orang yang melakukan pekerjaan pada hari Sabat, pastilah ia dihukum mati.
    31:16 Maka haruslah orang Israel memelihara hari Sabat, dengan merayakan sabat, turun-temurun, menjadi perjanjian kekal.

    31:17 Antara Aku dan orang Israel maka inilah suatu peringatan untuk selama-lamanya, sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan bumi, dan pada hari yang ketujuh Ia berhenti bekerja untuk beristirahat.”

    31:18 Dan TUHAN memberikan kepada Musa, setelah Ia selesai berbicara dengan dia di gunung Sinai, kedua loh hukum Allah, loh batu, yang ditulisi oleh jari Allah.

    Markus 1:21
    Mereka tiba di Kapernaum. Setelah hari Sabat mulai, Yesus segera masuk ke dalam rumah ibadat dan mengajar.

    Markus 6:2
    Pada hari Sabat Ia mulai mengajar di rumah ibadat dan jemaat yang besar takjub ketika mendengar Dia dan mereka berkata: “Dari mana diperoleh-Nya semuanya itu? Hikmat apa pulakah yang diberikan kepada-Nya? Dan mujizat-mujizat yang demikian bagaimanakah dapat diadakan oleh tangan-Nya?
    LUKAS 4:31
    Kemudian Yesus pergi ke Kapernaum, sebuah kota di Galilea, lalu mengajar di situ pada hari-hari Sabat.
    LUKAS 6:5-9
    6:5 Kata Yesus lagi kepada mereka: “Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.”

    6:6 Pada suatu hari Sabat lain, Yesus masuk ke rumah ibadat, lalu mengajar. Di situ ada seorang yang mati tangan kanannya.

    6:7 Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi mengamat-amati Yesus, kalau-kalau Ia menyembuhkan orang pada hari Sabat, supaya mereka dapat alasan untuk mempersalahkan Dia.

    6:8 Tetapi Ia mengetahui pikiran mereka, lalu berkata kepada orang yang mati tangannya itu: “Bangunlah dan berdirilah di tengah!” Maka bangunlah orang itu dan berdiri.

    6:9 Lalu Yesus berkata kepada mereka: “Aku bertanya kepada kamu: Manakah yang diperbolehkan pada hari Sabat, berbuat baik atau berbuat jahat, menyelamatkan nyawa orang atau membinasakannya?”

    LUKAS 13:10
    Pada suatu kali Yesus sedang mengajar dalam salah satu rumah ibadat pada hari Sabat.

    KEJADIAN 2:1-3 2:1 Demikianlah diselesaikan langit dan bumi dan segala isinya.
    2:2 Ketika Allah pada hari ketujuh telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuat-Nya itu, berhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu.

    2:3 Lalu Allah memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya itu.

    MARKUS 2:27-28
    2:27 Lalu kata Yesus kepada mereka: “Hari Sabat diadakan untuk manusia dan bukan manusia untuk hari Sabat,
    2:28 jadi Anak Manusia adalah juga Tuhan atas hari Sabat.”

    Matius 24:20 Berdoalah, supaya waktu kamu melarikan diri itu jangan jatuh pada musim dingin dan jangan pada hari Sabat.
    Kisah Para Rasul 13:42 Ketika Paulus dan Barnabas keluar, mereka diminta untuk berbicara tentang pokok itu pula pada hari Sabat berikutnya.

    13:43 Setelah selesai ibadah, banyak orang Yahudi dan penganut-penganut agama Yahudi yang takut akan Allah, mengikuti Paulus dan Barnabas; kedua rasul itu mengajar mereka dan menasihati supaya mereka tetap hidup di dalam kasih karunia Allah.

    13:44 Pada hari Sabat berikutnya datanglah hampir seluruh kota itu berkumpul untuk mendengar firman Allah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s